Ketum APRINDO Apresiasi Walikota Bangkitkan Kembali Ekonomi Pengusaha Ritel

0
30

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) Roy Nicholas Mandey mengapresiasi upaya Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias yang telah berupaya menata kembali roda perekonomian di Kota Bukittinggi dengan menjadi kota pertama yang keluar dari PSBB di Sumatera Barat namun tetap mempertahankan sesuai protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Roy N Mandey saat melakukan audiensi dengan Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias melalui daring yang dipandu oleh Ketua DPC Aprindo Bukittinggi Rinaldi Sikumbang, Jum’at (24/07).

“Kami mendapatkan informasi, Bukittinggi merupakan daerah pertama yang berani menyatakan dirinya keluar dari PSBB di Sumbar sebagai upaya untuk menata ekonominya kembali, dan di Bukittinggi pergerakan ritel dan pergerakan ekonomi juga berjalan seiring dan paralel dengan menjaga kesehatan, ini sangat luar biasa dan sangat bijak sekali tentunya, kesehatan dan pergerakan ekonomi paralel, sejalan,” ungkapnya.

Bukittinggi ada lebih kurang 200 toko anggota DPC Aprindo dan mendapatkan kesempatan yang luar biasa karena dapat beroperasi dan berkarya kembali, dapat melayani masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari – hari dengan lancar dan aman terutama setelah PSBB dilonggarkan Pemko Bukittinggi namun tetap berupaya menjaga protokol kesehatan.

Guna menyemarakkan 75 Tahun Kemerdekaan RI dan menggerakkan ekonomi agar tidak menjadi minus, DPC Aprindo akan menggelar Great Sale atau Belanja Diskon yang akan dilaksanakan di bulan Agustus tahun ini.

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan keputusan untuk keluarnya Bukittinggi dari PSBB waktu itu adalah agar masyarakat dapat beraktifitas normal dengan kehidupan baru dan dapat kembali menggerakkan perekonoman mereka, agar warga tidak terkepung dengan ketakutan Covid-19, namun sosialisasi tetap dilakukan agar selalu memakai masker, sering cuci tangan dan menjaga jarak.

Sedangkan rencana DPC Aprindo dengan didukung Aprindo Pusat untuk penyelenggaraan Great Sale di Kota Bukittinggi yang direncanakan pada Agustus mendatang Wali Kota menyambut baik, karena dengan Great Sale atau bulan diskon tidak hanya menguntungkan pedagang ritel saja tetapi juga akan meramaikan objek wisata nantinya.

“Saya pikir cukup baik dengan rencana great sale pada waktu – waktu tertentu, karena ini akan menarik orang untuk lebih banyak datang ke Bukittinggi, ini dampaknya cukup besar, saya yakin ekonomi Bukittinggi akan cepat bangkit karena adanya pemikiran dan inovasi – inovasi yang dilakukan, sehingga ritel kita sehat kembali,” ungkapnya.

Kemudian Ramlan juga memaparkan tentang kondisi Pasa Ateh dimana saat ini pedagang sudah mulai aktifitasnya untuk memasukkan barang dagangannya, dan berharap kepada pedagang nantinya akan mengutamakan pelayanan, karena Bukittinggi adalah Kota Wisata dan Kota Wisata identik dengan pelayanan yang baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here