Home Blog

APRINDO Dukung Pemerintah Perkuat Pemulihan UMKM Pascabencana melalui Klinik UMKM Bangkit

0

JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dalam memperkuat pemulihan ekonomi UMKM pascabencana melalui program Klinik UMKM Bangkit. Dukungan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pemulihan Ekonomi Pascabencana yang diselenggarakan oleh Kementerian UMKM.

Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Presiden Republik Indonesia yang menegaskan bahwa penanganan dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat harus dilakukan secara konsisten, terkoordinasi, dan berkelanjutan. Fokus utama diarahkan pada pemulihan ekonomi UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah terdampak.

Melalui forum ini, disepakati pembentukan Satgas Perlindungan dan Pemulihan UMKM Terdampak Bencana dengan program utama Klinik UMKM Bangkit. Program ini dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas pihak untuk memastikan pemulihan UMKM berjalan terstruktur, sistematis, dan berorientasi hasil, tanpa menggantikan program yang telah berjalan sebelumnya.

APRINDO mendukung implementasi Klinik UMKM Bangkit yang mencakup tiga layanan utama, yaitu layanan pembiayaan, layanan belanja produk lokal, dan layanan produksi. Ketiga layanan tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan riil UMKM terdampak, mulai dari akses pembiayaan, perluasan pasar, hingga keberlanjutan proses produksi.

Dalam layanan belanja produk lokal, Klinik UMKM Bangkit mendorong penyerapan produk UMKM melalui berbagai kanal, termasuk pasar tradisional, ritel modern, dan platform digital. Pendekatan ini sejalan dengan komitmen APRINDO dalam mendukung pemasaran produk UMKM melalui jaringan ritel modern secara bertahap dan berkelanjutan.

Pelaksanaan Klinik UMKM Bangkit akan dilakukan melalui penetapan titik layanan di wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Setiap titik layanan dirancang untuk melayani lebih dari satu wilayah agar cakupan pemulihan tetap menyeluruh dan merata.

APRINDO memandang program ini sebagai bentuk kerja kemanusiaan sekaligus wujud kehadiran negara bersama para mitra dalam mendampingi UMKM bangkit kembali. Melalui kolaborasi lintas sektor, APRINDO siap mendukung pemulihan ekonomi UMKM agar tidak hanya pulih, tetapi juga lebih tangguh dan berdaya saing ke depan.

Holding UMKM Expo 2025 Perkuat Business Matching UMKM dengan Ritel Anggota APRINDO

0

JAKARTA – Holding UMKM Expo 2025 menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan industri besar, termasuk sektor ritel modern. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta Selatan, pada 22–24 Desember 2025.

Expo ini dirancang untuk mendorong UMKM naik kelas dan siap menembus pasar yang lebih luas, termasuk ekspor. Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza menekankan pentingnya penguatan ekosistem usaha melalui konektivitas rantai pasok dan digitalisasi agar UMKM mampu menjadi bagian dari ekonomi berbasis industri.

“Melalui skema Holding UMKM, pelaku usaha kecil didorong untuk terhubung langsung dengan industri. Kemudian juga dibantu pembiayaan, serta pasar domestik dan global,” kata Helvi, saat ditemui, Senin (22/12/2025).

Salah satu sorotan utama dalam Holding UMKM Expo 2025 adalah pelaksanaan business matching yang mempertemukan pelaku UMKM dengan jaringan ritel modern anggota APRINDO. Dalam sesi ini, UMKM tenant, exhibitor, maupun peserta umum berkesempatan berdialog langsung dengan ritel untuk menjajaki peluang kerja sama.

Ritel anggota APRINDO yang terlibat antara lain Alfamart, Hypermart, Indomaret, Indogrosir, Superindo, Transmart, Lotte Mart, serta Aksesmu. Business matching ini membuka ruang bagi UMKM untuk memahami kebutuhan pasar ritel modern, mulai dari standar produk, skala pasok, hingga sistem kemitraan berkelanjutan.

Selain pameran dan business matching, Holding UMKM Expo 2025 juga diisi dengan talkshow tematik serta penandatanganan kerja sama antara UMKM dan mitra usaha. Produk UMKM yang ditampilkan mencakup berbagai sektor, mulai dari kuliner, fesyen, kriya, pertanian, kelautan dan perikanan, hingga kesehatan, kecantikan, dan pariwisata.

“Melalui Holding UMKM Expo 2025, UMKM tidak hanya memperluas akses pasar. Tetapi juga meningkatkan kualitas produk melalui sertifikasi, penguatan merek, dan hilirisasi sehingga memiliki nilai tambah yang lebih tinggi,” ujar Helvi.

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rahman menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan proses identifikasi dan seleksi terhadap usaha menengah yang memiliki kesiapan untuk berperan sebagai operator Holding UMKM.

“Usaha menengah tersebut diharapkan menjadi penggerak utama dalam mengonsolidasikan UMKM. Kemudian meningkatkan standar produksi, serta menghubungkan UMKM dengan pasar dan pembiayaan,” ujar Bagus Rahman.

Melalui keterlibatan aktif ritel anggota APRINDO dalam business matching ini, Holding UMKM Expo 2025 diharapkan menjadi jembatan konkret antara UMKM dan pasar ritel modern, sekaligus memperkuat ekosistem kemitraan usaha yang berkelanjutan.

Kurasi UMKM Kab. Tasikmalaya Digelar Bersama APRINDO, Produk Lokal Disiapkan Bersaing di Pasar Modern

0

TASIKMALAYA – Kegiatan Kurasi Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) digelar di Gedung PLUT KUMKM, Jalan Perjuangan, Desa Pamoyanan, Kecamatan Kadipaten, Kamis (18/12/2025). Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi produk lokal Tasikmalaya untuk meningkatkan daya saing dan kesiapan memasuki pasar modern.

Kurasi produk ini diinisiasi oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya, dengan melibatkan APRINDO serta pelaku ritel sebagai mitra kurator. Fokus kurasi mencakup kualitas dan mutu produk, estetika kemasan, serta kelengkapan legalitas seperti izin edar dan sertifikasi.

Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita ingin produk UMKM Tasikmalaya memiliki daya saing yang kuat dan nilai tambah yang tinggi. Jika kualitasnya naik, maka kesejahteraan masyarakat pun otomatis akan meningkat,” ujar Asep di hadapan para peserta.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mendampingi pelaku UMKM agar mampu berinovasi dan memperluas jangkauan pasar, tidak hanya bertumpu pada pasar tradisional.

Melalui keterlibatan APRINDO, proses kurasi dilakukan dengan pendekatan standar retail modern, sehingga produk UMKM dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar ritel nasional. Kehadiran jejaring ritel diharapkan membuka peluang nyata bagi UMKM Tasikmalaya untuk masuk ke pasar modern secara berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Tasikmalaya serta jajaran kepala dinas terkait, yang menegaskan sinergi lintas sektor dalam mendorong promosi produk khas daerah bernilai ekonomi dan budaya.

Kurasi ini diharapkan melahirkan produk-produk unggulan Tasikmalaya yang siap mengisi rak retail modern dan memperluas pasar hingga ke tingkat nasional maupun internasional.

Kurasi UMKM Kab. Garut Digelar Bersama APRINDO, Produk Lokal Disiapkan Masuk Retail Modern Nasional

0

GARUT – Kegiatan kurasi produk UMKM dan IKM digelar di Mal Pelayanan Publik Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (18/12/2025), sebagai langkah konkret memperluas akses pasar produk lokal ke jaringan retail modern nasional. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO).

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan bahwa kegiatan kurasi ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Pemkab Garut ke Kementerian Perdagangan, dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan pasar domestik.

“Indonesia memiliki pasar domestik yang sangat besar. Potensi ini harus dimanfaatkan, dan sebelum ke luar negeri, pasar dalam negeri harus kita kuasai,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Dalam kegiatan ini, APRINDO berperan membuka akses jaringan retail modern nasional sekaligus memberikan pendampingan terkait standar kualitas produk, kemasan, dan prosedur yang dibutuhkan agar produk UMKM mampu bersaing di pasar modern.

Wakil Bupati Garut Putri Karlina menilai bahwa tantangan utama UMKM terletak pada akses pasar, bukan pada kemampuan produksi.

“Selama ini inkubasi UMKM sering berhenti di permodalan. Padahal yang sulit itu menemukan market. Kegiatan ini menjembatani UMKM dengan pasar nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Pemkab Garut juga menyiapkan skema collective brand sebagai solusi bagi UMKM yang belum mampu memenuhi skala produksi retail modern secara mandiri.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum APRINDO Pusat John Ferry mengapresiasi kesiapan produk UMKM Garut, khususnya di sektor makanan dan minuman.

“Produk UMKM Garut ini sudah sangat siap. APRINDO membawa jaringan 90 ribu gerai retail modern di seluruh Indonesia, dan ini menjadi peluang besar bagi UMKM,” jelasnya.

Kepala Disperindag ESDM Kabupaten Garut Ridwan Effendi menyebutkan sekitar 60 produk UMKM dikurasi dalam kegiatan ini, dengan melibatkan jaringan retail modern anggota APRINDO seperti Indomaret, Alfamart, Superindo, Transmart, Yogya, Yomart, dan Lotte Grosir.

Melalui kegiatan kurasi ini, diharapkan semakin banyak produk UMKM Garut yang mampu masuk dan berkembang di retail modern nasional secara berkelanjutan.

Indomaret Raih Anugerah Mitra Usaha Mikro 2025, Sekjen APRINDO Hadir Berikan Apresiasi

0

JAKARTAIndomaret, salah satu anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), meraih penghargaan sebagai Mitra Kemitraan Usaha Mikro Terbaik dalam ajang Anugerah Mitra Usaha Mikro 2025 yang diselenggarakan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jakarta, Rabu (17/12).

Penghargaan ini diberikan kepada mitra usaha mikro yang dinilai konsisten membangun kemitraan dan pemberdayaan pengusaha mikro sebagai fondasi ekonomi nasional. Capaian Indomaret mencerminkan peran aktif sektor ritel modern dalam mendukung penguatan UMKM melalui kolaborasi jangka panjang.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk legitimasi negara terhadap para mitra UMKM.
“Anugerah ini adalah cara kami menyampaikan secara tegas bahwa negara melihat kontribusi berbagai pihak, negara menghargainya, dan negara berterima kasih,” ujar Menteri Maman.

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Jenderal APRINDO Wahyudi Hidayat Hadi turut hadir sebagai bentuk dukungan asosiasi terhadap anggota yang berkontribusi nyata dalam pemberdayaan usaha mikro. APRINDO melalui Sekjen APRINDO menyampaikan ucapan selamat kepada Indomaret atas penghargaan yang diraih.

APRINDO memandang kemitraan antara ritel modern dan usaha mikro sebagai bagian penting dalam memperkuat rantai pasok nasional yang inklusif. Hal ini sejalan dengan dorongan pemerintah agar pelaku usaha menengah dan besar terus membuka ruang kolaborasi yang saling menguntungkan.

Menteri UMKM juga menekankan pentingnya kemitraan berkelanjutan.
“Kita harus saling menguatkan, saling menguntungkan, dan pada akhirnya mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik menyampaikan bahwa kemitraan yang terbangun telah mendorong ribuan usaha mikro naik kelas.
“Kemitraan ini mendorong usaha mikro naik kelas, ditandai dengan peningkatan modal, produktivitas, serta perluasan jaringan usaha,” ujar Riza.

Melalui pencapaian ini, APRINDO menegaskan komitmennya untuk terus mendorong anggota berperan aktif dalam penguatan UMKM dan pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Ketua Umum APRINDO Dr. H. Solihin, S.H., M.H. Pimpin Pengiriman 19 Truk Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat

0

TANGERANG – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam aksi kemanusiaan nasional melalui pengiriman bantuan logistik bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum APRINDO Dr. H. Solihin, S.H., M.H., sebagai wujud komitmen dunia usaha ritel dalam mendukung upaya pemulihan pascabencana.

Pelepasan bantuan berlangsung di Cikokol, Tangerang, Jumat (12/12/2025), dan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY menyampaikan apresiasi atas langkah cepat APRINDO yang dinilai mampu bergerak sigap di tengah tantangan kondisi lapangan dan keterbatasan akses distribusi.

Menko AHY menegaskan bahwa penanganan bencana membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha, terutama untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau wilayah terdampak secara aman dan tepat sasaran.

Sebagai hasil sinergi antara Kemenko Infrastruktur dan APRINDO, sebanyak 19 truk bantuan logistik diberangkatkan menuju wilayah terdampak. Pemerintah terus mengupayakan percepatan perbaikan infrastruktur dasar, pembukaan akses jalan, serta pengamanan jalur distribusi guna mendukung kelancaran pengiriman bantuan.

Ketua Umum APRINDO Dr. H. Solihin, S.H., M.H. menjelaskan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi intensif dengan pemerintah, yang kemudian segera direspons melalui konsolidasi internal bersama para pelaku usaha ritel anggota APRINDO.

“APRINDO berupaya memastikan bantuan dapat segera disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak. Begitu koordinasi dilakukan, kami langsung mengajak anggota untuk bergerak bersama,” ujar Solihin.

Sejumlah anggota APRINDO yang berpartisipasi dalam pendistribusian bantuan antara lain Alfamart, Alfamidi, Superindo, Dan+Dan, Aksesmu, serta Yayasan Dato Low dan Susanto. Bantuan yang dikirim difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat dan tahap awal pemulihan.

Solihin menegaskan bahwa APRINDO akan terus memperkuat peran dunia usaha sebagai mitra strategis pemerintah, tidak hanya dalam situasi darurat bencana, tetapi juga dalam mendukung ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri Founder Alfagroup Djoko Susanto beserta jajaran. Menko AHY hadir didampingi Sekretaris Kemenko Infrastruktur Ayodhia G.L. Kalake, serta para Staf Khusus, yaitu Arif Rahman, Agust Jovan Latuconsina, dan Sigit Raditya.

APRINDO melalui Ketum APRINDO Dr. H. Solihin, S.H., M.H. Resmikan EPIC SALE 2025, Targetkan Transaksi Nasional Rp56 Triliun

0

JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) melalui Ketum APRINDO Dr. H. Solihin, S.H., M.H., secara resmi meluncurkan EPIC SALE 2025 pada tanggal 2 Desember 2025 lalu. EPIC SALE merupakan sebuah gerakan belanja nasional akhir tahun yang menjadi program konsolidasi terbesar sektor ritel Indonesia. Program ini menargetkan nilai transaksi nasional mencapai Rp56 triliun selama periode pelaksanaan.

Peluncuran EPIC SALE 2025 digelar di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, dan menjadi bagian dari dukungan sektor ritel terhadap Gerakan Belanja Nasional yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI serta didukung berbagai kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN pangan, dan BUMD pasar.

Dr. H. Solihin, S.H., M.H., menegaskan bahwa EPIC SALE merupakan bentuk kontribusi nyata sektor ritel dalam menjaga momentum konsumsi domestik sekaligus memastikan akses belanja yang terjangkau bagi masyarakat.

“EPIC SALE adalah kontribusi konkret ritel Indonesia untuk menjaga momentum konsumsi domestik. Dengan kolaborasi ritel modern dan pasar rakyat, kita memperluas manfaat program hingga ke seluruh lapisan masyarakat. Target Rp 56 Triliun tahun ini mencerminkan optimisme kita terhadap penguatan ekonomi nasional pada akhir tahun,” tegas Dr. H. Solihin, S.H., M.H..

EPIC SALE 2025 melibatkan lebih dari 200 perusahaan ritel modern, 13.450 pasar rakyat, serta jutaan pedagang pasar di seluruh Indonesia. Program ini membawa misi ganda, yakni menjaga daya beli masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru, sekaligus memperkuat peran sektor ritel sebagai penggerak utama ekonomi domestik.

APRINDO juga menjadikan EPIC SALE sebagai wadah koordinasi nasional antara ritel, pasar, dan pemerintah dalam memastikan ketersediaan pasokan, stabilitas harga, serta kelancaran distribusi pangan selama periode high season akhir tahun.

Melalui pelaksanaan EPIC SALE 2025, APRINDO mendorong seluruh anggota untuk berpartisipasi aktif dalam program nasional ini sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi rakyat dan pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

K-FOOD SIAL 2025

Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation (aT) akan menghadirkan 27 Perusahaan asal Korea Selatan pada acara “SIAL Interfood” yang akan diselenggarakan pada tanggal 12-15 November, di JIEXPO Kemayoran Jakarta.

APRINDO Hadir di TRA Forum – Food & Hospitality Thailand 2025

Sebagai Vice Chairman di Federation of Asia-Pacific Retailers Associations (FAPRA), APRINDO kembali menunjukkan kiprah internasionalnya dengan berpartisipasi dalam TRA Forum bertema “What Trend in Asia-Pacific Evolving Consumers & AI Are about the Retail in the Future”. Forum ini akan diselenggarakan pada 22 Agustus 2025 di Main Stage, Hall 1, QSNCC – Bangkok, Thailand, sebagai bagian dari rangkaian Food & Hospitality Thailand 2025.

Pada kesempatan ini, Jimmy Gani, Chairman of the Supervisory Board APRINDO, akan menjadi salah satu pembicara bersama para pemimpin ritel Asia lainnya, di antaranya:

  • Muralee Prakash – Chairman, Sri Lanka Retailers Association (SLRA) & Chair FAPRA

  • Hirofumi Kobayashi – Managing Director, Japan Retailers Association (JRA) & Vice Chair FAPRA

  • Kumar Rajagopalan – CEO, Retailers Association of India (RAI) & Anggota FAPRA

  • Tokoh ritel terkemuka lainnya dari Malaysia, Thailand, dan kawasan Asia Tenggara

Forum ini menjadi ajang strategis untuk membahas perkembangan perilaku konsumen di Asia-Pasifik, peluang dan tantangan adopsi Artificial Intelligence di sektor ritel, serta bagaimana pelaku ritel dapat mempersiapkan diri menghadapi masa depan industri.

Kehadiran APRINDO pada forum ini merupakan wujud komitmen dalam memperkuat jejaring internasional dan berbagi wawasan demi kemajuan industri ritel Indonesia di kancah global.

Tanggal: 22 Agustus 2025
Lokasi: Main Stage, Hall 1, QSNCC – Bangkok, Thailand

Aprindo Luncurkan Road to Hari Ritel Nasional 2025 Diresmikan Mendag, Fokus pada Sinergi UMKM dan Ritel Modern

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan Kementerian Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia secara resmi meluncurkan “Road to Hari Ritel Nasional (HRN) 2025” di Auditorium Kementerian Perdagangan RI, Kamis (17/7/2025). Kegiatan ini menandai dimulainya rangkaian perayaan nasional yang mengangkat kekuatan sinergi ritel dan UMKM dalam membangun ekonomi Indonesia yang inklusif, tangguh, dan mendunia.

Mengusung tema “Kebangkitan Ritel: Bertumbuh Bersama UMKM, Bergerak ke Pasar Global,” HRN 2025 menjadi wadah kolaborasi nasional yang bertujuan mendorong transformasi ritel dan pemberdayaan UMKM di seluruh Indonesia.

Ketua Umum Aprindo, Solihin menegaskan, bahwa HRN 2025 bukan hanya perayaan simbolik dan seremonial semata, tetapi juga panggung nyata bagi UMKM untuk naik kelas dan memperluas pasar.

Dengan mempertemukan kekuatan ritel dan UMKM secara konkret, kita memperkuat jantung perekonomian bangsa. Inilah kebangkitan ritel yang inklusif, kompetitif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Mendag RI, Budi Santoso mengapresiasi peluncuran HRN 2025 yang mengambil tema besar UMKM di tahun ini. Ia mendukung inisiatif APRINDO dan seluruh pemangku kepentingan ritel dalam mendorong transformasi dan pemberdayaan UMKM secara konkret.

“Hari Ritel Nasional adalah momen penting untuk menunjukkan bahwa kekuatan ekonomi nasional tidak hanya bertumpu pada skala besar, tetapi juga pada UMKM yang mampu tumbuh melalui sinergi dengan sektor ritel. Kementerian Perdagangan mendukung penuh langkah ini, karena kami yakin, dengan jaringan distribusi yang inklusif dan berkelanjutan, produk lokal Indonesia akan mampu bersaing di pasar global,” pungkasnya.

Ketua HRN 2025, Hans Harischandra Tanuraharjo, menjelaskan bahwa rangkaian HRN tahun ini akan fokus pada peningkatan kapabilitas, eksposur dan jangkauan pasar bagi lebih dari 50.000 UMKM yang telah bermitra dengan jaringan peritel anggota APRINDO.

“HRN 2025 adalah gerakan bersama untuk membangun ekosistem ritel yang tidak hanya kuat secara lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar global. Kami percaya bahwa sinergi antara peritel modern dan UMKM adalah kunci dari kebangkitan ekonomi nasional pascapandemi,” ujar Hans.

Acara peluncuran turut menghadirkan talkshow inspiratif yang menampilkan kisah sukses UMKM yang berhasil naik kelas berkat kemitraan dengan ritel modern. Hadir sebagai narasumber yaitu Ibu Enong Nurjanah, pemilik Ratu Barokah Snack, yang kini menjadi supplier tetap jajanan lokal di hampir 30.000 jaringan Alfamart dan Alfamidi. Juga Bambang Robani, pemilik Robani Snack, yang sukses tumbuh bersama jaringan toko Indomaret.

Keduanya membagikan pengalaman transformasi bisnis dari skala kecil hingga mampu menjangkau konsumen nasional. Acara ini juga dimeriahkan oleh Mini Expo UMKM yang menampilkan produk unggulan dari berbagai wilayah Indonesia.

 

Rangkaian HRN 2025: Kolaborasi, Digitalisasi dan Globalisasi

Ketua HRN 2025, Hans Harischandra Tanuraharjo menegaskan rangkaian HRN 2025 akan berlangsung dari bulan Juli, Agustus, September, Oktober hingga puncaknya di November 2025, dengan berbagai program strategis untuk mempertemukan UMKM dengan pelaku ritel, konsumen, hingga pasar global.

Antara lain, UMKM Class Online Series yaitu pelatihan daring dalam 7 (tujuh) sesi, mulai dari strategi branding hingga ekspor, yang digelar tiap bulan. Ada juga Seminar Nasional yang mengangkat topik ritel digital, omnichannel, AI, supply chain berkelanjutan dan keberlanjutan usaha. Ditambah lagi dengan Pameran UMKM di JIEXPO Jakarta dan MITEC Malaysia sebagai platform eksposure nasional dan internasional.

Untuk pengusaha UMKM, juga akan dilakukan Business Matching dan Showcase Ekspor untuk mempertemukan UMKM terkurasi dengan pembeli dalam dan luar negeri. Bahkan untuk proses kurasi, Aprindo akan melibatkan pihak akademisi dari IPB dan Unpad untuk membantu pendampingan dan pemberdayaan pelaku UMKM terpilih.

Lalu puncak HRN dan HUT ke-31 APRINDO akan digelar pada 11 November 2025 di Balai Sudirman, Jakarta, yang rencananya akan mengundang Presiden RI, Menko Perekonomian dan kementerian terkait serta para tokoh ritel nasional untuk hadir pada acara tersebut.