Aksesmu dan Noovoleum Dorong Edukasi Pengelolaan Minyak Jelantah Berkelanjutan

0
5

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Aksesmu bersama Noovoleum meluncurkan program edukasi pengelolaan minyak jelantah yang ditujukan kepada para mitra warung di berbagai wilayah Indonesia. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong praktik usaha yang lebih berkelanjutan melalui pemanfaatan ekosistem warung digital.

Melalui program tersebut, para pelaku usaha mikro mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan minyak jelantah secara bertanggung jawab serta berbagai dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan apabila limbah tersebut dibuang secara sembarangan. Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah rumah tangga dinilai menjadi langkah penting dalam mendukung kelestarian lingkungan.

Minyak jelantah yang dibuang ke saluran air atau tanah berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan, penyumbatan sistem drainase, hingga menurunkan kualitas sanitasi di lingkungan sekitar. Di sisi lain, masih terbatasnya akses terhadap sistem pengumpulan minyak bekas menjadi tantangan yang perlu diatasi bersama.

Sebagai platform digital yang melayani lebih dari 141.000 warung aktif di Indonesia, Aksesmu memandang warung sebagai bagian penting dalam membangun gerakan berbasis komunitas. Posisi warung yang dekat dengan masyarakat menjadikannya sarana efektif untuk menyebarluaskan edukasi dan mendorong perubahan perilaku yang lebih ramah lingkungan.

Dalam pengembangan program ini, Aksesmu juga tengah mengintegrasikan sistem pengumpulan minyak jelantah melalui mesin U Collect yang akan terhubung dengan aplikasi Aksesmu. Kehadiran teknologi tersebut diharapkan dapat mempermudah proses pengumpulan minyak bekas sekaligus memberikan nilai ekonomi tambahan bagi para pemilik warung.

Melalui kolaborasi dengan Noovoleum, Aksesmu berharap edukasi dan penerapan teknologi sirkular dapat mendorong terciptanya kebiasaan pengelolaan limbah yang lebih baik serta memperkuat kontribusi sektor ritel dan UMKM dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.

Sumber: Tribun Jabar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here