Lotus 파산, Aprindo : 조건으로 인해 생존 할 수 없음

0
188

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia Tutum Rahanta mengatakan rencana PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menutup tiga gerai Lotus Department Store di Thamrin, Bekasi dan Cibubur, imbas dari persaingan usaha yang tidak bisa diimbangi saat ini. Musababnya, industri penjualan online atau e commerce berkembang cukup pesat.

“Karena sudah tidak bisa survive lagi. Karena kondisi saja (tren penjualan berubah ke digital),” kata Tutum kepada Tempo di Jakarta, Selasa, 24 Oktober 2017.

그는 소매 산업이 내년에도 계속 수축을 경험할 것이라고 말했다. 이러한 이유로 Tutum은 소매업에서도 발생하는 변화에 참여해야한다고 제안합니다.

“Solusi (agar industri ritel bisa bertahan) ikuti perubahan konsumen,” ucapnya.

또한 정부는 현재 발전중인 전자 상거래 사업의 규정 또는 규칙을 즉시 만들어야합니다. 그에 따르면 정부는 오프라인 또는 온라인 판매 사업에 대해 공정한 규칙을 만들어야합니다.

Dengan perlakuan yang sama, kata Tutum, kedua industri tersebut akan mampu bersaing. “Harusnya ada perlakuan yang sama dari mulai perpajakan, SNI, BPOM, ijin edar dan lainnya.”

Lebih lanjut ia mengatakan dalam persaingan usaha memang pasti ada yang berhasil, bahkan bangkrut seperti Lotus. Hal itu, kata dia, sudah biasa dalam melakukan bisnis. Yang diharapkan asal ada perlakuan adil untuk semua,” ujarnya. “Kalau tidak, nanti yang patuh akan mengikuti yang tidak patuh.”

댓글을 남겨보세요

의견을 입력하십시오!
여기에 이름을 입력하십시오.