이 관세 정책은 소매 기업가 수익을 증가시킵니다

0
206

Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Belanja Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah mengapresiasi, upaya Ditjen Bea Cukai memberantas praktik splitting dalam impor barang kiriman lewat e-commerce. Penerapan anti-splitting berjalan sejak Oktober 2018.

Dia mengakui, kebijakan anti-splitting berdampak pada kenaikan pendapatan pelaku industri ritel, khususnya peritel 오프라인. 그럼에도 불구하고, 그는 당이 얻은 소득 증가의 가치를 자세하게 전달하지 않았다.

“Anti-splitting ini membantu peritel yang waktu itu dengan ditindaknya (spliting), omzetnya offline naik 3 persen,” kata dia, di Jakarta, Selasa (11/12/2018).

“Data penjualan kami ritel offline dari bulan Oktober ada peningkatan, di anggota Hippindo, pabrik garmen dan bahan baku tekstil mulai bergerak,” tambah dia.

Dia pun mendorong agar upaya penegakan hukum dalam kegiatan usaha perlu harus ditingkatkan demi menciptakan iklim usaha yang kondusif. Selain itu untuk menciptakan level 경기장 온라인과 오프라인 벤처 기업도 마찬가지입니다.

“Kami menekankan kami tidak anti online banyak yang sudah berubah ke online juga. Tapi kami karena memiliki suatu tata tertib berusaha yang benar, kami memenuhi semua persyaratan yang diminta pemerintah,” ungkapnya.

Dia pun mengharapkan penegakan hukum dapat lebih ditingkatkan dan diperluas cakupannya. “Anti splitting ini bisa ditingkatkan tapi tidak hanya pajak, tata tertib niaga, dan perlindungan konsumen dari pengawasan barang beredar,” imbuhnya.

“Kami sudah lakukan, terhadap semua anggota. Sangat diharapkan tetap kontinyu sehingga seluruh kepentingan dalam negeri dilindungi oleh Bea Cukai,” tandas dia.

Praktik splitting merupakan memecah transaksi impor untuk hindari bea masuk maupun pajak impor. Oleh karena itu, pemerintah melalui Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan mengubah kebijakan impor barang kiriman melalui e-commerce.

그 중 하나는 한 거래일에 100 인당 수입 세가 미화 75 달러에서 미화 XNUMX 달러로 면제되는 수입품의 가치 한도를 낮추는 것입니다.

댓글을 남겨보세요

의견을 입력하십시오!
여기에 이름을 입력하십시오.